Dunia Kereta dan Dunia Listrik, Ada disini!

Jumat, 26 April 2019

Dunia Kereta - Dual Power Locomotive - Part 1


Pada artikel kali ini akan kita pelajari bersama tentang Dual Power (DP) locomotive atau lokomotif dengan memakai dua sumber energy. Lokomotif DP berbeda dengan lokomotif hybrid karena pada lokomotif hybrid memungkinkan penggunaan sumber energy secara bersamaan, sedangkan pada system DP energy digunakan bergantian. Meskipun pada saat pergantian kedua energy sempat digunakan bersamaan agar lokomotif tidak usah berhenti ketika penggantian sumber energy.

Pada pembahasan lokomotif DP ini kita akan mengambil contoh pada salah satu lokomotif produk Bombardier yaitu ALP-45DP. Lokomotif ini memiliki sumber energy dari mesin diesel dan dari listrik. Pada pengoperasian diesel lokomotif memiliki tenaga sebesar 4200hp sedangkan pada saat mode listrik lokomotif memiliki tenaga sebesar 5360hp. Lokomotif ALP-45DP diluncurkan pada tahun 2010 dan sekarang dioperasikan di Montreal, Kanada.


Gambar 1 Lokomotif dual power ALP-45DP

Alasan utama dibuat lokomotif dengan system DP adalah pada lintasan jarak jauh, belum semua lintasan kereta api ter-elektrifikasi. Sebelumnya jika terjadi perpindahan lintas dari yang sudah ter-elektrifikasi dan belum, maka penumpang harus berpindah kereta. Meskipun kebanyakan perpindahan dilakukan di stasiun, tapi cukup memakan waktu. Dengan adanya terobosan lokomotif DP, maka ketika terjadi perpindahan lintas yang ter-elektrifikasi dan belum, penumpang tidak perlu repot – repot berpindah kereta api.



Bukankan kereta yang memiliki sumber energy diesel bisa saja melintas di lintasan ter-elektrifikasi cukup dengan tenaga diesel saja? Benar, seperti yang ada di stasiun Gambir misalnya, ketika lokomotif melintas jalur yang ada LAA nya. Akan tetapi, jika dianalisa lebih lanjut, ketika lokomotif bisa memanfaatkan LAA sebagai sumber energy maka akan lebih menguntungkan. Selain bisa menghemat BBM dan mengurangi polusi, lokomotif mode listrik akan memiliki tenaga yang lebih besar. ALP-45DP memiliki kecepatan maksimum 100 km/jam pada mode diesel dan 125 km/jam pada mode listrik. Selain itu dalam mode listrik maka lokomotif tidak menimbulkan suara yang bising.

ALP-45DP sendiri pada saat mode listrik bisa dipakai pada tiga jenis tegangan listrik yang berbeda yaitu: 25 kV 60Hz, 12,5 kV 60 Hz dan 12 kV 25 Hz (semua jenis LAA AC). Sedangkan untuk mesin dieselnya, dipakai dua mesin diesel Caterpillar 3512.


Gambar 2. Komponen dalam ALP-45DP



Gambar 2 menunjukkan komponen yang ada dalam lokomotif ALP-45DP. Seperti dapat dilihat, kelemahan dari lokomotif ini adalah cabin masinis hanya ada satu. Hal ini karena keterbatasan space yang ada. Dengan dua engine, trafo, converter yang ada. Komponen – komponen pada lokomotif ini dibuat dengan system modular seperi dapat dilihat pada Gambar 3. Hal ini bertujuan agar penggantian komponen ketika terjadi kerusakan lebih mudah dan murah karena hanya mengganti modul tertentu saja tidak ke seluruh bagian kereta. Selanjutnya Part 2.


Gambar 3. Komponen modular pada ALP-45DP


Referensi:
Mark Hooley, James Martin, Gaetan Roy, The ALP-45 Dual Power Locomotive.

Share:

2 komentar :

  1. Bagus artikelnya, lanjut terus gan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih gan. Follow IG kami ya utk update artikel lainya

      Hapus

Translate

Tentang Penulis

Tentang Penulis
[click foto utk detail]

Follow IG

Diberdayakan oleh Blogger.

Highlight

Dunia Kereta - Flywheel: Solusi Efisiensi Energi Kereta Listrik

Seperti telah kita pelajari bersama pada Sistem Propulsi Kereta Rel Listrik (KRL)  bahwa pada KRL memungkinkan tiga jenis pengereman yaitu ...

Flag Counter

Flag Counter