Dunia Kereta dan Dunia Listrik, Ada disini!

Selasa, 19 April 2016

Dunia Kereta - Track Gauge (Lebar Rel)

Pernahkan kamu memperhatikan rel kereta api? Secara sekilas kita melihat bahwa rel kereta membentuk dua garis sejajar. Kesejajaran rel ini dijaga agar roda kereta tidak jatuh, bayangkan jika jarak antara dua rel tidak sejajar lagi, misal melebar atau menyempit, kemungkinan besar roda kereta akan keluar dari lintasan. Jarak antara rel kereta ini dikenal dengan istilah track gauge atau lebar rel.

Track gauge adalah jarak yang diukur antara sisi dalam kepala rel yang satu dengan yang satunya. Setiap negara di dunia ini memiliki standart track gauge masing - masing. Secara umum jenis track gauge yang ada di dunia adalah:
  • Minimum gauge: untuk lebar rel < 600 mm
  • Narrow gauge: untuk lebar rel > 600 mm dan < 1435 mm
  • Standart gauge: untuk lebar rel 1435 mm
  • Broad gauge: untuk lebar rel > 1435 mm

Lebih jelas tentang pengertian narrow gauge, meter gauge, standart gauge, dan broad gauge bisa dilihat pada gambar 1. Sedangkan persebaran track gauge yang dipakai didunia dirangkum dalam gambar 2.

gambar 1
gambar 2

Standart gauge adalah nilai yang paling banyak dipakai di dunia. Di Indonesia sendiri, khususnya Jawa, memakai lebar rel 1067 mm, sedangkan diluar Jawa memakai lebar rel 1435 mm. Alasan utama kenapa di Jawa memakai lebar rel 1067 mm adalah karena jalur rel di Jawa rata - rata adalah peninggalan Belanda memiliki lebar rel 1067 mm. Padahal semakin besar nilai lebar rel, maka kecepatan kereta akan lebih tinggi yang berarti trafik kereta juga bisa lebih tinggi. Karena biaya untuk membongkar rel juga besar, maka untuk meningkatkan trafik pemerintah merencanakan sistem dual rel di Jawa.

Secara umum, lebar rel yang kecil memiliki kelebihan pada biaya konstruksi yang lebih murah dan daya cengkram roda yang lebih kuat sehingga banyak dipakai di daerah pegunungan. Minimum gauge dan Narrow gauge yang memiliki loading gauge lebih kecil mampu memiliki radius tikungan yang lebih kecil pula dibandingkan dengan standart atau broad gauge. Sedangkan standart gauge dan broad gauge mampu memberikan kestabilan yang lebih baik sehingga kecepatan kereta dapat lebih tinggi.

Pemilihan lebar rel yang berbeda antar negara ini salah satunya didasari pada lokomotif atau kereta yang dipakai. Biasanya negara yang membeli lokomotif dari negara A akan membangun lintasan dengan lebar rel yang sama dengan negara A. Kecuali beberapa negara yang memiliki peninggalan jalur kereta api seperti Indonesia. Akan tetapi, beberapa negara sengaja membuat lebar rel yang berbeda dengan tetangga karena alasan militer ketika perang. Dengan lebar rel yang berbeda, maka kereta api dari negara musuh tidak akan bisa melaju di lintasan yang ada.

Seiring dengan perkembangan zaman, dan semakin luasnya jalur kereta api maka tidak mustahil kereta api akan melintas antar negara seperti di Eropa misalnya. Untuk mengatasi lebar rel yang berbeda, maka ada beberapa cara yang dilakukan yaitu:
  • Bogie exchange(tukar bogie). Dilakukan dengan menukar bogie kereta sesuai dengan lebar rel yang dilintasi. Contohnya dapat dilihat pada gambar berikut yakni penggantian bogie di stasiun Ukraina yang berada dijalur yang terhubungan dengan Hungaria dan Slovakia.

  • Break of Gauge. Metode ini dilakukan dengan pemindahan penumpang atau barang ke kereta yang lain apabila lebar rel nya berganti. Cara ini biasanya dilakukan dengan mempertemukan antara lintasan yang memiliki lebar rel yang berbeda di stasiun sehingga pemindahan muatan kereta lebih mudah. Beberapa negara yang memakai sistem ini adalah Jepang dan Taiwan, dimana untuk mainline memiliki lebar rel 1067 mm sedangkan untuk high speed rail nya memiliki lebar rel 1435 mm.
  • Dual gauge. Dengan menggabungkan dua atau lebih gauge yang berbeda dalam satu lintasan. Untuk dua gauge yang berbeda bisa dibuat dengan tiga rel seperti gambar berikut.

  • Variable gauge. Kereta api dengan variable gauge dapat melintasi beberapa jenis gauge yang berbeda karena memiliki roda yang dapat diatur panjang axle(gandar)nya yaitu dengan dilengkapi variable gauge axle(VGA). Contoh penerapan metode ini ada di jalur Spanyol-Prancis dan Polandia - Ukraina.

           Ref.: en.wikipedia.org

Share:

1 komentar :

Translate

Tentang Penulis

Tentang Penulis
[click foto utk detail]
Diberdayakan oleh Blogger.

Highlight

Dunia Kereta - Flywheel: Solusi Efisiensi Energi Kereta Listrik

Seperti telah kita pelajari bersama pada Sistem Propulsi Kereta Rel Listrik (KRL)  bahwa pada KRL memungkinkan tiga jenis pengereman yaitu ...

Flag Counter

Flag Counter