Dunia Kereta dan Dunia Listrik, Ada disini!

Selasa, 24 April 2018

Dunia Kereta - Penomoran Kereta Api di Indonesia (bagian 2)


Setelah sebelumnya dibahas tentang penomoran pada Lokomotif, pada artikel ini pembahasan dilanjutkan untuk penomoran pada Kereta penumpang, gerbong barang, dan sarana khusus.
 
Penomoran Kereta Penumpang
Format penomoran pada kereta penumpang:
XX -  X - XX – XX
[ kelas kereta] [ jenis kereta] [ tahun mulai operasi] [ nomor urut]

  •         Kelas kereta terdiri dari dua digit, dimana digit pertama adalah kode huruf seperti pada tabel 1. Sedangkan digit kedua menunjukkan kelas kereta
o   1 untuk kelas eksekutif
o   2 untuk kelas bisnis
o   3 untuk kelas ekonomi

Kode huruf
Keterangan
K
Kereta penumpang biasa
M
Kereta yang dilengkapi ruang makan
P
Kereta yang dilengkapi pembangkit
B
Kereta yang dilengkapi bagasi
KP
Kereta penumpang dilengkapi dengan pembangkit
KM
Kereta penumpang dilengkapi dengan ruang makan
MP
Kereta yang dilengkapi ruang makan dan pembangkit
KMP
Kereta penumpang yang dilengkapi ruang makan dan pembangkit


  •      Jenis kereta, menunjukkan kereta ditarik lokomotif atau kereta berpenggerak
o   Angka 0 untuk kereta yang ditarik lokomotif
o   Angka 1 untuk kereta rel listrik (KRL)
o   Angka 2 untuk kereta rel diesel elektrik (KRDE)
o   Angka 3 untuk kereta rel diesel hidrolik

Misal: K1 1 01 01
  •        K1, artinya kereta kelas eksekutif
  •        1, berarti jenis KRL
  •        01, tahun operasi 2001
  •        01, nomor urut




(sumber: www.railway.web.id)
Penomoran Gerbong Barang
Format penomoran gerbong barang:
XX – XX – XX – XX
[ jenis gerbong] [ kapasitas muat] [ tahun mulai operasi] [ nomor urut]

  •        Jenis gerbong dengan rincian sesuai tabel berikut:
o   GD, untuk Gerbong Datar
o   GB, untuk Gerbong Terbuka
o   GT, untuk Gerbong Tertutup
o   GK, untuk Gerbong Tangki
  •         Kapasitas muat menunjukkan daya angkut dalam ton

Misal: GD 42 14 197
  •         GD menunjukkan gerbong datar
  •         42 menunjukkan kapasitas muat 40 ton
  •        14 menunjukkan tahun mulai operasi 2014
  •        197 menunjukkan nomor urut sarana


(https://www.flickr.com/photos/gudhell-fadillah/14842004408)

Penomoran Peralatan Khusus
Format penomoran untuk peralatan khusus adalah:
XX – X – XX – XX
[kode sarana khusus] [ jenis sarana khusus] [ tahun mulai operasi] [ nomor urut]

  •         Kode sarana khusus dinyatakan dalam dua huruf sebagai berikut:
o   SI untuk kereta inspeksi (KAIS)
o   SP untuk kereta penolong (NR)
o   SU untuk kereta ukur (KU)
o   SC untuk kereta Derek
o   SR untuk kereta pemeliharaan jalan rel
  •        Jenis sarana khusus dinyatakan sebagai berikut:
o   0 untuk sarana khusus yang ditarik lokomotif
o   1 untuk kereta khusus berpenggerak listrik
o   2 untuk kereta khusus berpenggerak diesel elektrik
o   3 untuk kereta khusus berpenggerak diesel hidrolik

Misal: SI 3 11 01
  •        SI artinya kereta inspeksi
  •         3 karena berpenggerak diesel hidrolik
  •         11 tahun mulai dinas 2011
  •        01 nomor urut


 (sumber: www.railway.web.id)

Selain itu, ada ketentuan tambahan dimana penulisan huruf dengan font Arial ukuran 140. Huruf dan angka warna putih, sedangkan latar belakang warna hitam.


Reff: https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_penomoran_kereta_api_di_Indonesia
Share:

Senin, 23 April 2018

Dunia Kereta - Penomoran Kereta Api di Indonesia (bagian 1)



Sistem penomoran kereta api yang dimaksut adalah nomor lambung kereta api. Kereta api disini meliputi lokomotif, kereta penumbang, gerbong barang dan sarana khusus lainnya seperti kereta ukur, kereta wisata dll. Penomoran kereta api di Indonesia pada awalnya mengikuti sistem penomoran kereta Belanda karena karena api di Indonesia memang dibangun oleh colonial Belanda. Sistem penomoran Belanda berdasarkan kelas dan nomor urut lokomotif milik perusahaan yang bersangkutan. Misal SS 1700 milik Staatsspoorwegen (SS). Kemudian ketika Jepang menjajah Indonesia sistem penomoran kereta diganti dengan sistem penomoran sesuai jenis susunan roda AAR dan klasifikasi UIC.

Pada saat ini penomoran kereta api di Indonesia telah diatur oleh PM Perhubungan No KM 45 Tahun 2010 tentang Standar Spesifikasi Teknis Penomoran Sarana Perkeretaapian. Berdasarkan aturan tersebut, penomoran kereta api memperhatikan 4 hal: jenis sarana,klasifikasi sarana,  tahun mulai operasi,  dan nomor urut sarana kereta api.

Penomoran Lokomotif
Format penomoran pada lokomotif adalah:
XX – XXX – XX -  XX
[jumlah gandar penggerak]  [klasifikasi lokomotif]  [ tahun mulai operasi]  [ nomor urut]

  •  Jumlah gandar penggerak sesuai penomoran AAR atau klasifikasi UIC
  • Klasifikasi lokomotif, digit pertama menunjukkan sistem penggerak, digit dua dan tiga menunjukkan seri lokomotif
o   Sistem penggerak kerata dibedakan menjadi 4:
1)    Angka 1 jika lokomotif listrik/ kereta rel listrik
2)    Angka 2 jika lokomotif diesel elektrik
3)    Angka 3 jika lokomotif diesel hidarulik
4)    Angka 4 jika lokomotif multipower / hybrid
  • Tahun mulai operasi menunjukkan kapan sarana mulai dioperasikan
  • Nomor urut menunjukkan nomor urut beroprasi pada tahun itu

Misal : CC 206 15 14
  • CC, Jumlah gandar penggeraknya dengan kode CC artinya lokomotif memakai dua bogie, masing – masing bogienya terdiri dari tiga gandar berpenggerak.
  •  206, Angka 2 berarti lokomotif diesel elektrik. Angka 06 menunjukkan tipe lokomotif
  • 15 , menunjukkan tahun operasi 2015
  • 14, menunjukkan nomor urut


(https://www.kaorinusantara.or.id/newsline/42494/pengiriman-lokomotif-cc-206-ke-pulau-sumatera-dimulai)



Reff: id.wikipedia.org/wiki/Sistem_penomoran_kereta_api_di_Indonesia
Share:

Senin, 09 April 2018

Hari ini Pendaftaran API 2018 Dibuka

Pada hari ini Senin 9 April 2018, pendaftaran Akademi Perkeretaapian Indonesi (API) Madiun resmi dibuka. Kali ini pendaftaran sekolah –sekolah kedinasan dibuka secara serentak dan dikoordinatori oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sekolah – sekolah kedinasin ini antara lain milik beberapa kementerian yaitu sebagaimana dapat dilihat pada web site BKN seperti gambar dibawah:
                                            



BKN merupakan lembaga yang mengurusi kepegawaian termasuk PNS (Pegawai Negeri Sipil). Semoga dengan rekrutmen melalui BKN ini ada ada angin segar untuk para lulusan API langsung ke CPNS. Ditambah lagi karena sekolah – sekolah kedinasan lain seperti STAN dan IPDN yang lulusannya hampir pasti langsung jadi pegawai, juga melalui rekrutmen bersama di BKN. Akan tetapi, ada yg harus dipersiapkan lebih, karena test masuk akan melibatkan test CAT seperti pada rekrutmen CPNS. Info lebih lengkap, jelas, dan pasti, silakan hubungi instansi terkait. Semoga bermanfaat.





Info pendaftaran resmi dapat dilihat di:
Website Kemenhub:  http://sipencatar.dephub.go.id/

Share:

Translate

Tentang Penulis

Tentang Penulis
[click foto utk detail]

Follow IG

Diberdayakan oleh Blogger.

Highlight

Dunia Kereta - Flywheel: Solusi Efisiensi Energi Kereta Listrik

Seperti telah kita pelajari bersama pada Sistem Propulsi Kereta Rel Listrik (KRL)  bahwa pada KRL memungkinkan tiga jenis pengereman yaitu ...

Flag Counter

Flag Counter