Dunia Kereta dan Dunia Listrik, Ada disini!

Jumat, 27 Maret 2020

Dunia Kereta - Teknologi Additive Manufacturing pada Kereta Api


Pada kesempatan kali ini akan kita bahas tentang teknologi Additive Manufacturing (AM) pada aplikasi kereta api. Sebenarnya apa itu AM? Additive Manufacturing atau AM adalah nama lain dari teknologi 3D printing. Kalau dengan teknologi 3D printing pasti sudah tidak asing lagi. Sekarang kira – kira apa ya aplikasi teknologi ini pada dunia perkeretaapian? Simak artikel ini hingga selesai.



Teknologi AM sudah banyak dipakai di eropa, akan kita bahas beberapa contoh pemanfaatan teknologi AM di eropa. Beberapa contoh yang dibahas Trainitalia, OBB dan SJ.

Trainitalia, operator kereta api di Italia. Permintaan spare-part di Trainitalia pertahun mencapai 200 juta EURO. Permintaan ini hanya bisa terpenuhi 97 %. Hal ini karena 3% dari permintaan tersebut adalah untuk spare-part yang sudah obsolete (sudah tidak diproduksi). Permintaan ini biasanya untuk kereta – kereta lama yang sudah berusia diatas 25 tahun dan masih digunakan untuk beroprasi. Komponen yang suda obsolete ini sangat sulit dicari, dan apabila dilakukan pemesanan khusus pasti akan mahal dan jumlahnya harus banyak. Untuk itu salah satu teknologi yang menjadi jalan keluar bagi Trainitalia adalah dengan menggunakan teknologi AM. Teknologi ini telah dikembangkan di Trainitalia sejak tahun 2019 dan salah satunya untuk memproduksi shield motor traksi locomotive tua seri D445. Untuk membuat model 3D sebelum dilakukan 3D printing adalah dengan 3D scan dan sedikit modifikasi.

OBB Austria juga telah menggunakan teknologi AM ini. Teknologi AM sebelumnya dipakai untuk printing material plastic, tetapi karena adanya standard tahan api pada komponen kereta, maka 3D printing plastik sementara dihentikan dan menunggu ditemukannya material 3D printing plastic yang memenuhi spesifikasi tahan api. Teknologi AM selanjutnya dipakai dengan bahan metal alloy.

SJ Swedia juga telah memakai teknologi AM. SJ sendiri masih memiliki kereta produk 1980 yang sekarang sudah sulit dicari spare-partnya. Beberapa alasan SJ memakai teknologi AM adalah: 1) Pemesanan komponen dengan jumlah yang kecil; 2) Komponen yang sudah tidak diproduksi; 3) Biaya yang lebih murah untuk komponen dengan bentuk yang rumit. Bahkan SJ telah memproduksi komponen sederhana tatapi sudah sulit dicari yaitu gantungan gorden dan kunci toilet kereta produk 1940. Memang kereta antik. Selain itu SJ juga memproduksi bearing roda dengan AM. Untuk komponen yang berkaitan langsung dengan safety (keamanan) seperti bearing ini masih lama prosesnya karena memerlukan persetujuan dan uji keamanannya.

Kedepannya, teknologi AM atau 3D printing akan sangat berkembang baik di bidang perkeretaapian dan lainya. Karena seiring perkembangan zaman maka teknologi ini semakin canggih dan murah. Sehingga teknologi AM akan sangat menjanjikan.

Ref:

Share:

Translate

Tentang Penulis

Tentang Penulis
[click foto utk detail]

Follow IG

Diberdayakan oleh Blogger.

Highlight

Dunia Kereta - Flywheel: Solusi Efisiensi Energi Kereta Listrik

Seperti telah kita pelajari bersama pada Sistem Propulsi Kereta Rel Listrik (KRL)  bahwa pada KRL memungkinkan tiga jenis pengereman yaitu ...

Flag Counter

Flag Counter