Dunia Kereta dan Dunia Listrik, Ada disini!

Selasa, 22 Mei 2018

Dunia Listrik - Cara Kerja kWh Meter Analog


Apa itu kWh meter? kWh meter atau sering disebut meter listrik adalah alat untuk mengukur konsumsi listrik sebagai dasar penentuan pajak. Disebut kWh meter kareta satuan pengukurannya dalam kWh atau kilo watt hour yang merupakan satuan pemakaian daya listrik per jam. Saat ini ada dua jenis kWh meter yang kita kenal yaitu analog dan digital. Pada artikel ini akan kita bahas bersama cara kerja kWh meter analog.

kWh meter analog memiliki cirri utama adanya piringan yang berputar. Prinsip kerja alat jenis ini adalah electromechanical dimana memanfaatkan prinsip elektrik dan mekanik di dalamnya. Seperti dapat dilihat pada gambar dibawah, komponen kWh meter analog terdiri dari: terminal input, coil arus (current coil), coil voltase (voltage coil), disc (piringan), braking magnet, dan register.




Terminal input adalah tempat koneksi ke meter listrik ini. Kemudian coil arus adalah coil yang dikoneksi secara seri dengan beban (misal komponen listrik rumah). Pada coil arus akan terbentuk electromagnet yang besarnya sebanding dengan arus beban. Elektromagnet ini akan menimbulkan eddy current yang pada intinya menimbulkan gaya gerak pada piringan. Begitu juga dengan coil voltase yang dihubungkan secara parelel dengan beban. Coil ini juga menghasilkan gaya gerak pada piringan yang besarnya sebanding dengan voltase. Gaya gerak yang dihasilkan coil arus dan coil voltage pada piringan sebanding dengan daya listrik yang dikonsumsi beban dengan rumus P = V I cos (teta). Dimana teta adalah beda sudut/ fasa antara voltase dan arus.


Braking magnet yang merupakan magnet permanen berfungsi untuk menyeimbangkan dan mensetting putaran piringan, selian juga fungsi utamanya untuk mengerem piringan ketika beban di-diskoneksi. Pada tengan piringan terdapat poros yang terkoneksi ke register melalui roda gigi. Putaran piringan akan sekaligus memutar poros dan roda gigi sehingga nilai register berubah. Register yang dipakai disini mirip seperti odometer (alat pengukur jarak tempuh) pada motor ataupun mobil.

Demikian sekilas tentang cara kerja meter analog. Untuk meter digital baca juga: Cara Kerja kWh Meter Digital.

Share:

0 komentar :

Posting Komentar

Translate

Tentang Penulis

Tentang Penulis
[click foto utk detail]
Diberdayakan oleh Blogger.

Highlight

Dunia Kereta - Flywheel: Solusi Efisiensi Energi Kereta Listrik

Seperti telah kita pelajari bersama pada Sistem Propulsi Kereta Rel Listrik (KRL)  bahwa pada KRL memungkinkan tiga jenis pengereman yaitu ...

Flag Counter

Flag Counter